Show simple item record

dc.contributor.advisor
dc.contributor.authorRepaldi, Muhammad
dc.contributor.authorHardwinarto, Sigit
dc.contributor.authorKaryati, Karyati
dc.date.accessioned2025-03-01T23:15:38Z
dc.date.available2025-03-01T23:15:38Z
dc.date.issued2024-06-01
dc.identifier.issn2988-4322
dc.identifier.urihttp://repository.unmul.ac.id/handle/123456789/58420
dc.description.abstractKoefisien limpasan permukaan (C) merupakan salah satu parameter hidrologi yang penting, karena dapat menopang untuk mengindikasikan tingkat kesehatan Daerah Aliran Sungai (DAS) khususnya terkait dengan kondisi tata air di DAS. Penelitian ini dilakukan DAS Telake seluas sekitar 358.405,70 ha yang berada di wilayah Kalimantan Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besaranya nilai koefisien limpasan permukaan yang terdapat pada bagian hulu, bagian tengah dan bagian hilir di DAS Telake, mengetahui sebaran dan jenis-jenis tutupan lahannya, serta mendapatkan alternatif-alternatif teknis pengendalian nilai koefisien limpasan permukaan dan pengelolaan tutupan lahan secara proporsional di DAS Telake. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa luasan bagian hulu DAS Telake seluas 161.282,57 ha (45% dari luas DAS Telake) dengan nilai koefisien limpasan permukaan (C) rataan 0,083 dan nilai rentangan C berkisar antar 0,03 - 0,075. pada bagian tengah DAS Telake seluas 93.185,48 (26%) dengan nilai C rataan 0,163 dan nilai rentangan C berkisar antara 0,02 - 0,75, dan pada bagian hilir DAS Telake seluas 103.937.65 ha (29%) dengan nilai C rataan 0,276 dan nilai rentangan C berkisar antara 0,02 - 0,75. Karakteristik jenis-jenis tutupan lahan di DAS Telake sebanyak 17 jenis. Jenis tutupan lahan terluas yaitu hutan lahan kering sekunder luas 204.512,63 ha (57,06% dari total luas DAS Telake), sebaliknya yang terkecil luasannya yaitu hutan rawa sekunder 49,11 ha (0,01% dari total luasan DAS Telake). Sementara itu, terdapat 7 (tujuh) jenis tutupan lahan yang mendominasi DAS Telake yaitu hutan lahan kering sekunder, perkebunan, hutan tanaman, pertanian lahan kering campur, pertanian lahan kering, sawah dan hutan kering primer. Jenis tutupan dengan sistem lahan terluas yakni tutupan hutan lahan kering sekunder dengan sistem lahan maput seluas 105.697,88 ha, sebaliknya yang terkecil yaitu permukiman dengan sistem lahan maput seluas 1,26 ha. Alternatif-alternatif teknis dalam pengendalian nilai koefisien limpasan permukaan (C) dan pengelolaan jenisjenis tutupan lahan di DAS Telake, dapat dilakukan melalui beberapa kegiatan diantaranya berupa pencegahan kemungkinan terjadinya perambahan hutan dan lahan, serta kebakaran hutan; mempertahankan dan memelihara keberadaan hutan dan lahan; serta mengimplementasikan beberapa metode secara vegetatif.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherFakultas Kehutanan, Universitas Mulawarmanen_US
dc.subjectDAS, koefisien limpasan permukaan, tutupan lahan, dan metode vegetatifen_US
dc.titleKajian Koefisien Limpasan Permukaan dan Tutupan Lahan di DAS Telakeen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record