Show simple item record

dc.contributor.advisor
dc.contributor.authorMuslim, Imam
dc.contributor.authorHardwinarto, Sigit
dc.contributor.authorKaryati, Karyati
dc.date.accessioned2025-03-01T23:04:24Z
dc.date.available2025-03-01T23:04:24Z
dc.date.issued2024-06-01
dc.identifier.issn2988-4322
dc.identifier.urihttp://repository.unmul.ac.id/handle/123456789/58418
dc.description.abstractPencemaran udara sering terjadi di wilayah perkotaan yang salah satu penyebab utamanya adalah kendaraan bermotor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah kendaraan yang melintas, jumlah dan karakteristik pohon, kandungan timbal (Pb) dan kadar debu serta kerapatan stomata pada daun pohon-pohon di median Jalan Pangeran Antasari, Kota Samarinda. Alat yang digunakan untuk menghitung kendaraan melintas menggunakan aplikasi Traffic Counter, jumlah termasuk karakteristiknya dihitung dan diamati secara manual, untuk menganalisis kandungan timbal (Pb) digunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometric (AAS), untuk menghitung kadar debu dilakukan dengan menimbang berat awal daun dan debu lalu dikurang berat akhir daun tanpa debu kemudian dibagi luas daun, dan untuk kerapatan stomata dihitung dengan jumlah stomata dibagi luas bidang pengamatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah kendaraan yang melintas tertinggi terjadi di hari Rabu sebanyak 71.435 unit dan terendah pada hari Minggu sebanyak 52.485 unit. Jumlah pohon terbanyak pada jenis Pterocarpus indicus (angsana) sebanyak 121 pohon dan terendah pada jenis Morinda citrifolia (mengkudu) sebanyak 1 pohon. Kandungan timbal (Pb) tertinggi terdapat pada jenis pohon Polyalthia longifolia (glodokan) sebesar 24,04 mg/kg dan terendah pada jenis pohon Pterocarpus indicus (angsana) sebesar 9,07 mg/kg, kadar debu tertinggi pada jenis pohon Mimusops elengi (tanjung) sebesar 3,52×10-3 gr/cm2 dan terendah pada jenis pohon Terminalia mantaly (ketapang kencana) sebesar 4,70×10-4 gr/cm2. Kerapatan stomata tertinggi pada jenis pohon Ficus benjamina (beringin) sebesar 597,78 /mm2 termasuk klasifikasi ‘tinggi’ dan kerapatan terendah terdapat pada jenis pohon Pterocarpus indicus (angsana) sebesar 81,05 /mm2 termasuk klasifikasi ‘rendah’. Jenisjenis pohon Polyalthia longifolia (glodokan) dan Mimusops elengi (tanjung) direkomendasikan dapat ditanam di median jalan, karena memiliki kelebihan kemampuan dalam menyerap timbal (Pb) dan debu serta didukung oleh kerapatan stomatanya, sehingga dapat menopang dalam penanganan pengurangan pencemaran udara.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherFakultas Kehutanan Universitas Mulawarmanen_US
dc.subjectAAS, debu, median, stomata, timbalen_US
dc.titleKandungan Timbal (Pb), Kadar Debu, dan Kerapatan Stomata pada Daun Pohon-pohon di Median Jalan Pangeran Antasari Kota Samarindaen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record