AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL AKAR TUMBUHAN MERUNG (Coptosapelta tomentosa) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli DAN Staphylococcus aureus
Abstract
Infeksi merupakan penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme prokariotik patogen.
Tumbuhan merung (Coptosapelta tomentosa) merupakan tumbuhan yang banyak terdapat
di Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur dengan populasi terbanyak pada terdapat
pada kecamatan Tenggarong. Masyarakat Kutai menggunakanakar tumbuhan merung untuk
mengobati penyakit infeksi dan penyakit bebrapa degeneratif seperti radang sendi. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak metanol akar tumbuhan
merung terhadap bakteri gram negatif Escherichia coli dan gram positif Staphylococcus
aureus dan mengidentifikasi kandungan metabolit sekundernya. Akar tumbuhan merung
diektrasksi menggunakan pelarut metanol dengan metode maserasi kemudian dipekatkan
dengan alat rotary evaporator. Identifikasi metabolit sekunder dilakukan secara kualitatif.
Aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode cakram difusi dengan konsentrasi uji
(10, 20, 100, 200, 2000, 10000) µg/disc.Hasil identifikasi golongan metabolit sekunder
terdapat senyawa alkaloid, flavanoid, fenol, tanin, dan saponin. Aktivitas antibakteri ekstrak
metanol akar tumbuhan merung dimulai pada konsentrasi 100 µg/disc.
Collections
- P - Pharmacy [172]