Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.unmul.ac.id/handle/123456789/7720| Title: | Analisis Metode Altman Z-Score dalam Memprediksi Kebangkrutan pada Perusahaan Pertambangan Sub Sektor Pertambangan Batu Bara yang Terdaftar di Bei Tahun (2012-2017) |
| Authors: | Ramadan Nur, Rahmad |
| Keywords: | Altman Z-Score, Prediksi Kebangkrutan, Perusahaan Pertambangan Batu Bara |
| Issue Date: | 15-Feb-2019 |
| Abstract: | Rahmad Ramadan Nur. Analisis Metode Altman Z-Score Dalam Memprediksi Kebangkrutan pada Perusahaan Pertambangan Sub Sektor Pertambangan Batu Bara yang Terdaftar di BEI Tahun (2012-2017). Pembimbing: Ibu Rr. Marlina W dan Ibu Finnah Furqoniah. Kebangkrutan merupakan masalah yang sangat penting yang harus di waspadai oleh perusahaan. Analisis kebangkrutan dilakukan untuk memperoleh peringatan awal adanya tanda-tanda kebangkrutan. Semakin awal tanda-tanda kebangkrutan tersebut dideteksi, maka semakin baik bagi pihak manajemen karena pihak manajemen bisa melakukan perbaikan-perbaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prediksi kebangkrutan pada perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun (2012-2017). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Penelitian ini dilakukan pada 11 perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun (2012-2017). Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari situs www.idx.co.id. Teknik yang digunakan adalah metode prediksi kebangkrutan Altman Z-Score dengan menggunakan 5 variabel X1, X2, X3, X4 dan X5. Memiliki rumus Z= 1,2X1+1,4X2+3,3X3+0,6X4+1,0X5 kriteria penilaian Z-Score > 2,99 berada di Zona Aman, 1,81 < Z-Score < 2,99 berada di Zona Abu-abu sehingga kemungkinan terselamatkan dan kemungkinan bangkrut sama besarnya tergantung dari keputusan kebijaksanaan manajemen perusahaan sebagai pengambil keputusan. Z-Score < 1,81 berada di Zona Berbahaya dikategorikan sebagai perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan dan beresiko tinggi mengalami kebangkrutan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 4 perusahaan selalu berada pada Zona Berbahaya selama periode penelitian, antara lain : PT Atlas Resource Tbk, PT Bumi Resource Tbk, PT Darma Henwa Tbk, dan PT Delta Dunia Makmur, 3 perusahaan selalu berada pada Zona Aman, antara lain : PT Harum Energy, PT Indo Tambangraya Megah, dan PT Resource Alam Indonesia Tbk, 4 perusahaan lainnya begerak fluktuatif, antara lain : PT Adaro Energy Tbk, PT Bayan Resource Tbk, PT Petrosea Tbk dan PT Toba Bara Sejahtera Tbk. |
| URI: | http://repository.unmul.ac.id/handle/123456789/7720 |
| Appears in Collections: | S1-Ilmu Administrasi Bisnis |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| SKRIPSI.pdf | Skripsi | 1.26 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.