Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.unmul.ac.id/handle/123456789/52931
Title: PERPINDAHAN MASSA FASE CAIR PADA PENGOLAHAN LINDI TPA SAMPAH KOTA DALAM BIOREAKTOR ANAEROBIK
Other Titles: Disertasi Program Doktor Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil Dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya 2017
Authors: Kahar, Abdul
Keywords: Perpindahan Massa Fase Cair Pada Pengolahan Lindi Tpa Sampah Kota Dalam Bioreaktor Anaerobik. Disertasi Program Doktor Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil Dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya 2017
Issue Date: 9-Aug-2017
Abstract: Lindi TPA sampah kota merupakan limbah cair heterogen yang mengandung substrat organik dan anorganik kompleks terlarut yang biodegradable dan non-biodegradable. Perpindahan massa merupakan fenomena penting dalam rekayasa bioproses, yang tidak dapat diselesaikan secara lengkap dengan metode teoritis atau metode matematik. Penelitian ini bertujuan menganalisis perpindahan massa fase cair dan menentukan korelasi empirik koefisien perpindahan massa fase cair pada pengolahan lindi dalam bioreaktor anaerobik. Penelitian ini adalah eksperimen skala pilot dengan sistem batch. Perpindahan massa fase cair dianalisis menggunakan konsentrasi substrat yang diekspresikan sebagai COD. Difusi zat terlarut diekspresikan sebagai VFA. Penelitian ini menggunakan bioreaktor anaerobik dengan volume total 160L. Setelah dilakukan karakterisasi dan analisis kualitas lindi, selanjutnya perancangan bioreaktor anaerobik dengan desain sesuai kebutuhan penelitian. Kemudian dilakukan uji kebocoran dan kalibrasi dari sistem bioreaktor anaerobik. Perbandingan volume lindi:biogas pada bioreaktor adalah 70:30. Mikroorganisme yang digunakan berasal dari rumen sapi dan lindi dengan perbandingan 1 : 3 dan disaring untuk diambil ekstraknya. Seeding dan aklimatisasi dilakukan, masingmasing selama 10 hari. Kemudian dilanjutkan dengan pengolahan anaerobik selama 21 hari. Seeding, aklimatisasi dan pengolahan lindi dilakukan dalam bioreaktor anearobik pada variasi temperatur ambient, temperatur 35°C dan temperatur 45°C, variasi pH: ambient, 7.2 dan 8.0 dan variasi laju alir resirkulasi lindi 0 L/menit, 6L/menit dan 24L/menit. Pengambilan data dan analisis parameter dilakukan setiap dua hari sekali. Proses pengolahan lindi dihentikan jika persentase penurunan COD (CODremoval) telah mencapai 60-80 %.
URI: http://repository.unmul.ac.id/handle/123456789/52931
Appears in Collections:Reports

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Disertasi A.Kahar_3313301001_S3 TL ITS.pdfLindi TPA sampah kota merupakan limbah cair heterogen yang mengandung substrat organik dan anorganik kompleks terlarut yang biodegradable dan non-biodegradable. Perpindahan massa merupakan fenomena penting dalam rekayasa bioproses, yang tidak dapat diselesaikan secara lengkap dengan metode teoritis atau metode matematik. Penelitian ini bertujuan menganalisis perpindahan massa fase cair dan menentukan korelasi empirik koefisien perpindahan massa fase cair pada pengolahan lindi dalam bioreaktor anaerobik. Penelitian ini adalah eksperimen skala pilot dengan sistem batch. Perpindahan massa fase cair dianalisis menggunakan konsentrasi substrat yang diekspresikan sebagai COD. Difusi zat terlarut diekspresikan sebagai VFA. Penelitian ini menggunakan bioreaktor anaerobik dengan volume total 160L. Setelah dilakukan karakterisasi dan analisis kualitas lindi, selanjutnya perancangan bioreaktor anaerobik dengan desain sesuai kebutuhan penelitian. Kemudian dilakukan uji kebocoran dan kalibrasi dari sistem bioreaktor anaerobik. Perbandingan volume lindi:biogas pada bioreaktor adalah 70:30. Mikroorganisme yang digunakan berasal dari rumen sapi dan lindi dengan perbandingan 1 : 3 dan disaring untuk diambil ekstraknya. Seeding dan aklimatisasi dilakukan, masingmasing selama 10 hari. Kemudian dilanjutkan dengan pengolahan anaerobik selama 21 hari. Seeding, aklimatisasi dan pengolahan lindi dilakukan dalam bioreaktor anearobik pada variasi temperatur ambient, temperatur 35°C dan temperatur 45°C, variasi pH: ambient, 7.2 dan 8.0 dan variasi laju alir resirkulasi lindi 0 L/menit, 6L/menit dan 24L/menit. Pengambilan data dan analisis parameter dilakukan setiap dua hari sekali. Proses pengolahan lindi dihentikan jika persentase penurunan COD (CODremoval) telah mencapai 60-80 %.6.24 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.