Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.unmul.ac.id/handle/123456789/47549
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorNugroho, Bayu Aji-
dc.date.accessioned2023-02-01T06:08:13Z-
dc.date.available2023-02-01T06:08:13Z-
dc.date.issued2022-10-15-
dc.identifier.citation-en_US
dc.identifier.issn2963-2021-
dc.identifier.urihttp://repository.unmul.ac.id/handle/123456789/47549-
dc.description.abstractPengembangan sebuah desa budaya dan wisata merupakansalah satu aspek yang seharusnya dijadikan prioritas oleh pemerintah dalam rangka mempersiapkan Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Negara Indonesia yang baru. Didasari oleh hal tersebut,rangkaian kegiatan Pengabdian kepada masyarakat di Desa LekaqKidau, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur dilaksanakan untuk menunjang Desa LekaqKidau menjadi desa mandiri adminstrasi, seni, dan budaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari 6 sesi dan 4 materi. Metode yang digunakan adalahteknik penyuluhan dan pelatihan terkait pengenalan Fakultas Ilmu Budaya, penulisan tata laksana surat dinas, pengembangan dan strategi pariwisata, dan pelatihan performance art. Hasil evaluasi dari peserta menunjukan adanya peningkatan pemahaman, di mana sebelum materi tingkat pemahaman sebesar 23,5% dan setelah disampaikan materi menjadi 70,5% atau meningkat sebesar 47%. Sedangkan luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah artikel terpublikasi jurnal dan video profil Desa LekaqKidau.en_US
dc.description.abstractPengembangan sebuah desa budaya dan wisata merupakansalah satu aspek yang seharusnya dijadikan prioritas oleh pemerintah dalam rangka mempersiapkan Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Negara Indonesia yang baru. Didasari oleh hal tersebut,rangkaian kegiatan Pengabdian kepada masyarakat di Desa LekaqKidau, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur dilaksanakan untuk menunjang Desa LekaqKidau menjadi desa mandiri adminstrasi, seni, dan budaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari 6 sesi dan 4 materi. Metode yang digunakan adalahteknik penyuluhan dan pelatihan terkait pengenalan Fakultas Ilmu Budaya, penulisan tata laksana surat dinas, pengembangan dan strategi pariwisata, dan pelatihan performance art. Hasil evaluasi dari peserta menunjukan adanya peningkatan pemahaman, di mana sebelum materi tingkat pemahaman sebesar 23,5% dan setelah disampaikan materi menjadi 70,5% atau meningkat sebesar 47%. Sedangkan luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah artikel terpublikasi jurnal dan video profil Desa LekaqKidau.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherFakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarmanen_US
dc.relation.ispartofseries-;--
dc.subjectPENGEMBANGAN DESA MANDIRI ADMINISTRASI, PARIWISATA, DAN SENI MENUJU KALIMANTAN TIMUR SEBAGAI IBU KOTA NEGARA BARU DI DESA BUDAYA LEKAQ KIDAUen_US
dc.subjectPENGEMBANGAN DESA MANDIRI ADMINISTRASI, PARIWISATA, DAN SENI MENUJU KALIMANTAN TIMUR SEBAGAI IBU KOTA NEGARA BARU DI DESA BUDAYA LEKAQ KIDAUen_US
dc.titlePENGEMBANGAN DESA MANDIRI ADMINISTRASI, PARIWISATA, DAN SENI MENUJU KALIMANTAN TIMUR SEBAGAI IBU KOTA NEGARA BARU DI DESA BUDAYA LEKAQ KIDAUen_US
dc.typeArticleen_US
Appears in Collections:A - Cultural Sciences

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
RR-Article+Text-001-01-pp7-21.pdf720.38 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.