Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.unmul.ac.id/handle/123456789/17995| Title: | KESADARAN SIMBOLIK DALAM TEMBANG JOONG NYELONG (KAJIAN MITOS ROLAND BARTHES) |
| Authors: | Max, Jonathan Irene Sartika Dewi |
| Keywords: | joong nyelong, semiotika, makna, denotasi, konotasi, mitos, teks |
| Issue Date: | 2019 |
| Publisher: | Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman (Sesanti) |
| Abstract: | Penelitian ini berfokus pada tradisi tembang Joong Nyelong, terutama liriknya. Teori yang digunakan adalah semiologi Roland Barthes yang secara spesifik menelaah makna teks pada tataran pertama (denotasi), kedua (konotasi), dan akhirnya akan merujuk pada mitos yang terbagun dari pemaknaan tersebut. Objek kajian tidak hanya terpusat pada lirik atau teks jadi akan dilihat pula konteks sosial budaya masyarakat Dayak Long Gelaat tempat tradisi ini tumbuh. Pada bagian ini digunakan teori sosiologi Emili Durkheim untuk melihat fungsi Joong Nyelong sebagai pembentuk solidaritas. Penelitian kualitatif deskriptif ini menemukan bahwa Joong Nyelong mentransmisikan mitos (1) Kekuatan dan Status Sosial, (2) Persatuan, (3) Kebersamaan dan Ikatan Persaudaraan, (4) Keterbukaan, (5) Estetika, (6) Kepahlawanan, (7) Perlindungan, dan (8) Siklus Kehidupan. Pemaknaan mitos-mitos inilah yang secara internal mendasari pola perilaku dan membentuk sikap solidaritas masyarakat Long Gelaat dalam menjawab tantangan modernisme. |
| URI: | http://repository.unmul.ac.id/handle/123456789/17995 |
| Appears in Collections: | A - Cultural Sciences |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| JONATH~1.PDF | 361.91 kB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.