| dc.description.abstract | ANALISIS DEIDIKS PERSONA DALAM FILM SURGA YANG TAK DIRINDUKAN KARYA ASMA NADIA PRODUKSI MD PICTURES SEBUAH KAJIAN PRAGMATIK
Tri Indrahastuti.S.Sn,M.Sn
Kukuh Elyana, S.Pd,M.Pd
ABSTRAK
Kata Kunci: Pragmatik, Film, Deiksis.
Penelitian ini adalah analisis penggunaan deiksis persona pada karya sastra yaitu film. Deikis persona yang terdapat dalam karya sastra khususnya film selalu berubah-ubah sesuai dengan konteksnya. Selain itu, sering terjadi salah penggunaan deiksis persona dalam percakapan pada kehidupan sehari-hari yang bisa mengakibatkan salah makna. Deiksis persona juga menarik karena penggunaannya dipengaruhi oleh status sosial serta kekerabatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis pronomina persona dan jenis deiksis persona yang digunakan dalam film Surga yang Tak Dirindukan dengan pengarang Asma Nadia yang kemudian dijadikan film oleh rumah Produksi MD Pictures pada tahun 2015. Objek penelitian ini adalah keseluruhan bentuk bentuk pronomina dan peran deiksis persona dalam percakapan film Surga yang Tak Dirindukan karya Asma Nadia Produksi MD Pictures. Selanjutnya teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik sadap, simak dan catat. Analisis data dilakukan dengan dengan metode analisis konten. Langkah-langkah penelitian ini adalah: (1) menyesuaikan materi ke dalam model komunikasi yaitu menentukan komunikasi yang perlu diteliti dengan aspek-aspek komunikator. Kemudian dilakukan penyimakan dengan menyadap rekaman film yang ditonton dan didengarkan (2) setelah itu dilakukan pencatatan (3) setelah data dikelompokkan kemudian data siap dianalisis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pronomina deiksis persona yang ditemukan meliputi: bentuk deiksis persona pertama yang dibuktikan dengan pronomina persona pertama tunggal saya, pertama tunggal aku, pertama tunggal -ku, pertama tunggal ku, pertama tunggal ane, pertama tunggal I, pertama tunggal my, pertama tunggal gue, pertama jamak kami, pertama jamak kita, pertama jamak kite. Bentuk deiksis persona kedua yang dibuktikan dengan pronomina persona kedua tunggal kamu (-mu) , persona kedua tunggal anda, persona kedua tunggal kau, persona kedua tunggal loe, persona kedua tunggal you, persona kedua tunggal ente, persona kedua jamak kalian. bentuk deiksis persona ketiga yang dibuktikan dengan pronomina persona ketiga tunggal dia, persona ketiga tunggal -nya, dan persona ketiga jamak mereka. Peran deiksis persona pertama sebagai pembicara, peran deiksis persona kedua sebagai orang yang diajak bicara atau lawan bicara dan peran deiksis persona ketiga sebagai orang atau benda yang dibicarakan. | |