ANALISIS KUALITAS PENGELOLAAN TIMBULAN SAMPAH DI PASAR SENTRAL KABUPATEN ENREKANG
View/ Open
Date
2023Author
Diana, Putri
Sedionoto, Blego
Ermawati Rahayu, Dwi
Metadata
Show full item recordAbstract
Lingkungan di sekitar pasar sentral Enrekang yang sangat memprihatinkan karena banyaknya tumpukan
sampah yang berserakan di tanah,Terdapat timbulan sampah yang tidak berada di dalam container tempat
penampungan sementara, malainkan berada di selokan/parit hingga bertebaran dijalan serta berada di tengah jalan
rumah warga, dan memiliki bau yang sangat menyengat. Hal ini seharusnya menjadi perhatian serius bagi pedagang,
pengelola pasar maupun masyarakat.
Menghitung timbulan sampah di pasar sentral Kabupaten Enrekang. Menganalisis proses penyimpanan
pengumpulan hingga ke tempat penampungan sementara pasar sentral enrekang. Menganalisis proses pengangkutan
sampah dari tempat penampungan sementara ke tempat pemrosesan akhir Kecematan Enrekang. Menganalisis
penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) pada pengelola sampah di pasar sentral Enrekang. Jenis penelitian yang
digunakan merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif.
Sistem pengelolaan sampah dalam suatu kegiatan yang dilakukan untuk menangani sampah dari tempat
asal hingga ke tempat pembuangan. Pengelolaan sampah yang ada di Pasar Sentral Enrekang secara umum dikelola
dengan adanya kerja sama antar Dinas Perindag dan DLHJumlah timbulan sampah di Pasar Sentral Enrekang sesuai
dengan SNI 19-3983-1995 tentang spesifikasi timbulan sampah Pasar untuk kota kecil dan sedang di Indonesia
bahwa timbulan sampah Pasar Sentral Enrekang menghasilkan 0,173kg/m²/hari. Dengan komposisi sampah organik
yang lebih dominan yakni 67,68%
Dengan melakukan pembinaan antar pedagang, masyarakat, serta pemerintah dengan adanya tahap
pengelolaan sampah modern terdiri dari 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace, Repair). Pengelolaan dengan konsep
5R ini bertujuan untuk mengurangi sampah sejak dari sumbernya, mengurangi pencemaran lingkungan, memberikan
manfaat kepada masyarakat, serta dapat mengubah prilaku masyarakat terhadap sampah. Serta Perlu adanya
penambahan personal petugas kebersihan dan penambahan peralatan kebersihan serta dengan pembagian frekuensi
pelayanan, pengumpulan dan penggunaan kendaraan pengangkutan sampah secara efektif dan efisien serta
peningkatan pemeliharaan alat.
Collections
- J - Public Health [537]