Evaluasi Metode Lean Project Management pada Proyek Pembangunan Tangki Premium, ADO, dan RFO di Pertamina RU V Balikpapan
Abstract
Pelaksanaan proyek konstruksi tidak lepas dari berbagai kendala dan kegagalan. Kendala dan kegagalan tersebut tidak dapat dilihat secara nyata, namun apabila berlangsung secara terus-menerus maka dampaknya akan terlihat pada akhir proyek. Sehingga segala sesuatu di dalam suatu proyek yang tidak menambah nilai atau bisa disebut dengan pemborosan waste. Untuk mengatasi hal tersebut dapat menggunakan metode Lean Project Management. Berdasarkan identifikasi dan wawancara dengan pihak proyek pembangunan tangki Premium, ADO, dan RFO di Pertamina RU V Balikpapan diperoleh waste yang berpotensi muncul saat pelaksanaan proyek yaitu waiting, defects, dan unnppropriate processing dari delapan waste yang ada. Waiting dan defects pada proyek ini disebabkan oleh faktor lingkungan, manusia, mesin, material serta unnappropriate processing disebabkan oleh faktor manusia. Untuk matriks evaluasi material datang terlambat diperoleh nilai 42, untuk cuaca buruk diperoleh nilai 45, kerusakan alat diperoleh nilai 39. Faktor kemungkinan resiko yang muncul pada saat pelaksanaan proyek ditentukan berdasarkan identifikasi dan wawancara dengan pihak proyek yaitu kondisi cuaca buruk, keterlambatan datangnya material, K3 (Kesehatan,
dan Keselamatan Kerja), kerusakan alat, terjadinya rework.
Collections
- A - Engineering [315]