EFEKTIFITAS TANAH LIAT KUTAI DAN SEMEN PUTIH SEBAGAI BAHAN PEREDUKSI MIKROBA PATHOGEN PADA LIMBAH DOMESTIK
Abstract
Limbah domestik mempunyai pengaruh terhadap kesehatan lingkungan karena limbah domestik dapat
menjadi kontribusi pencemar cukup besar pada badan air, Penelitian ini menggunakan desain eksperimen, 4
formula perlakuan dengan volume murni tanah liat dan juga dengan penambahan semen putih; 100 gram tanah
liat tanpa semen putih (FA), 75 gram tanah liat: 25 gram semen putih, 50 gram tanah liat: 50 gram semen putih
(FC), (1:3) 25gram tanah liat: 75gram semen putih (FD) disertai pengukuran MPN Coli setiap formula. Hasil
uji laboratorium perlakuan penurunan terutama pada formula FC dan FD dengan hasil uji MPN Coli rata-rata
pengamatan 0. Formula yang paling efisien adalah formula FD, dengan kemampuan degradasi 100% Hasil uji
Mann-Whitney terlihat ada perbedaan yang sgnifikan pada perlakuan FB, dengan nilai p=0,028 dan formula
FD, p=0,014, uji Kruskal-Wallis dari seluruh perlakuan pada formula menunjukkan adanya perbedaan yang
signifikan terhadap penurunan MPN Coli dengan p=0,037. Penggunan formula teroptimum dalam absorbsi
MPN Coli dengan media perlakuan pencampuran Tanah liat kutai dan semen putih pada perbandingan
konsentrasi 2,5 gram tanah liat Kutai dan 7,5 gram semen putih pada formula FD.Diperlukan analisis terapan
pemanfaat formula dalam produk penyerap limbah dengan rancangan masa depan dengan pentabletan
efferensce guna menyiapkan teknologi baru dalam penyerapan limbah.
Collections
- J - Public Health [537]