<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>A - Forestry</title>
<link>http://repository.unmul.ac.id/handle/123456789/761</link>
<description/>
<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 12:21:01 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-06-25T12:21:01Z</dc:date>
<item>
<title>Pendugaan Cadangan Karbon Coarse Woody Debris pada Kelas Tutupan Hutan Lahan Kering Sekunder dan Semak Belukar di KHDTK Hutan Diklat Loa Haur</title>
<link>http://repository.unmul.ac.id/handle/123456789/58426</link>
<description>Pendugaan Cadangan Karbon Coarse Woody Debris pada Kelas Tutupan Hutan Lahan Kering Sekunder dan Semak Belukar di KHDTK Hutan Diklat Loa Haur
Hamdani, Hamdani; Suhardiman, Ali; Karyati, Karyati
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi cadangan karbon coarse woody debris (CWD) menggunakan metode transek atau LIS (Line Intersect Sampling) yang dibandingkan dengan metode paling umum dalam pendugaan variabel tegakan hutan yakni plot contoh dengan bentuk dan ukuran tertentu atau FAS (Fixed Area Sampling). Pendugaan karbon CWD dilakukan pada dua kelas tutupan lahan dominan di KHDTK Hutan Diklat Loa Haur sebagai lokasi penelitian. Dua tutupan lahan tersebut adalah hutan lahan kering sekunder dan semak belukar. Hasil pendugaan selanjutnya dibandingkan menggunakan Uji-t untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan nilai pendugaan dari kedua metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estimasi cadangan karbon CWD menggunakan metode LIS pada kelas tutupan semak belukar sebesar 6,61 ton/ha sedangkan pada kelas tutupan hutan lahan kering sekunder sebesar 10,04 ton/ha. Sementara itu cadangan karbon CWD menggunakan metode FAS pada tutupan semak belukar sebesar 0,91 ton/ha dan hutan lahan kering sekunder sebesar 8,55 ton/ha. Uji-t menunjukkan bahwa metode LIS dan FAS berbeda untuk pendugaan karbon CWD pada kelas tutupan semak belukar. Sedangkan pendugaan untuk kelas tutupan lahan hutan lahan kering sekunder menunjukkan kedua metode tidak berbeda secara statistik.
</description>
<pubDate>Fri, 01 Mar 2024 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.unmul.ac.id/handle/123456789/58426</guid>
<dc:date>2024-03-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Peran Penyuluhan Kompos di Desa Bangun Rejo Dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga</title>
<link>http://repository.unmul.ac.id/handle/123456789/58425</link>
<description>Peran Penyuluhan Kompos di Desa Bangun Rejo Dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
Karmini, Karmini; Karyati, Karyati; Widiati, Kusno Yuli
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran penyuluhan kompos dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan sampah rumah tangga. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2021 hingga Februari 2022 di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Metode sensus digunakan dengan jumlah responden sebanyak 40 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah Uji Run&#13;
dan Uji Pangkat Bertanda Wilcoxon. Pengetahuan dan keterampilan peserta penyuluhan berbeda sangat signifikan dalam pengelolaan sampah rumah tangga (ρ = 0,86; zhitung = 0,177 &gt; α = 0,01 atau Z = 0,177 &gt; Zα/2 = 0,005). Pengetahuan dan keterampilan peserta penyuluhan dalam pengelolaan sampah rumah tangga meningkat secara sangat signifikan setelah mengikuti penyuluhan atau lebih tinggi dibandingkan sebelum penyuluhan (z hitung = |-4,879| &gt; z tabel 0,005 = 2,57). Penyuluhan tentang kompos sebaiknya digalakkan di berbagai tempat karena berperan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta penyuluhan dalam pengelolaan sampah rumah tangga.
</description>
<pubDate>Sat, 01 Jun 2024 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.unmul.ac.id/handle/123456789/58425</guid>
<dc:date>2024-06-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Potensi Cadangan Karbon di Lembo Durian dan Hutan Sekunder di Kampung Intu Lingau Kecamatan Nyuatan Kabupaten Kutai Barat</title>
<link>http://repository.unmul.ac.id/handle/123456789/58424</link>
<description>Potensi Cadangan Karbon di Lembo Durian dan Hutan Sekunder di Kampung Intu Lingau Kecamatan Nyuatan Kabupaten Kutai Barat
Patmawati, Agatha Lastika; Karyati, Karyati; Matius, Paulus
Kebudayaan yang melekat pada masyarakat Dayak Benuaq dan salah satunya yang tinggal di Kampung Intu Lingau yaitu&#13;
kebiasaan membangun lembo (kebun buah) di sekitar pemukiman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengestimasi potensi biomassa, cadangan dan serapan karbon, serta produksi oksigen di lembo durian dan hutan sekunder berbeda umur di Kampung Intu Lingau, Kecamatan Nyuatan, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Tiga plot penelitian masing-masing berukuran 20 m × 20 m dibuat pada empat lokasi yaitu hutan sekunder tua, hutan sekunder muda, lembo durian tua, dan lembo durian muda. Biomassa dan cadangan karbon di hutan sekunder tua (113,42 dan 53,62 ton/ha), hutan sekunder muda (49,57 dan 23,30 ton/ha), lembo durian tua (114,07 dan 53,62 ton/ha), dan lembo durian muda (65,35 dan 30,71 ton/ha). Potensi serapan karbondioksida masing-masing sebesar 195,47; 85,43; 196,61; dan 112,64 ton/ha di hutan sekunder tua, hutan sekunder muda, lembo durian tua dan lembo durian muda. Lembo durian tua dan hutan sekunder tua memproduksi oksigen lebih besar (33%) dibandingkan lembo durian muda (19%) dan hutan sekunder muda (15%). Informasi tentang cadangan karbon dan serapan oksigen di lembo durian dan hutan sekunder dapat digunakan dalam perhitungan perdagangan karbon dan pengelolaan lahan berhutan pada umumnya.
</description>
<pubDate>Sun, 01 Sep 2024 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.unmul.ac.id/handle/123456789/58424</guid>
<dc:date>2024-09-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisis Kelayakan Kawasan Mangrove Bontoloe sebagai Obyek Wisata Berbasis Ekowisata</title>
<link>http://repository.unmul.ac.id/handle/123456789/58423</link>
<description>Analisis Kelayakan Kawasan Mangrove Bontoloe sebagai Obyek Wisata Berbasis Ekowisata
Sribianti, Irma; Nadir, Nadir; Muthmainnah, Muthmainnah; Nirwana, Nirwana; Hikmah, Hikmah; Hasanuddin, Hasanuddin; Karyati, Karyati
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan kawasan mangrove sebagai obyek wisata berbasis ekowisata. Penelitian ini dilakukan di kawasan mangrove Bontoloe, Desa Bontoloe, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar. Metode analisis data berpedoman pada Pedoman Analisis Wilayah Kerja Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam (ADOODTWA) Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Tahun 2003. Analisis ini menggunakan skoring sesuai dengan kriteria yang terdapat pada pedoman tersebut. Perhitungan untuk masing-masing kriteria ini menggunakan tabulasi dimana diperoleh angka dari hasil penilaian yang nilai bobotnya berpedoman pada ADO-ODTWA. Metode penilaian kelayakan ekowisata dengan nilai yang telah ditentukan untuk setiap kriteria. Kelayakan ekowisata mangrove Bontoloe berpotensi untuk dikembangkan dengan nilai kelayakan sebesar 78,80%.
</description>
<pubDate>Sun, 01 Sep 2024 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.unmul.ac.id/handle/123456789/58423</guid>
<dc:date>2024-09-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
